
Travel digital di era millenial adalah kegiatan wisata yang dilakukan oleh suatu wisatawan dengan menggunakan teknologi masa kini
Wisatawan adalah orang yang berkunjung dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan berlibur , refreshing , tujuan bisnis atau mengunjungi kerabat
Rata – rata wisatawan saat ini di era digital 90% sudah menggunakan teknologi dan wisatawan yang berkunjung berumur 35 tahun kebawah atau disebut (millenial age) dan 10% masih menggunakan cara lama
hal ini dikarenakan cara lama sudah tidak efektif untuk berwisata contohnya walk in guest (tamu yang datang ke suatu tujuan wisata tanpa reservasi) pastinya akan bingung dan sulit untuk menemukan akomondasi dan takut ditipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab
Oleh karena itu dengan menggunakan teknologi kita dapat melakukan reservasi untuk akomondasi , mencari tempat wisata yang baik dan bagus rating nya dan sudah terpecaya

beach club mrs sippy bali
wisatawan millenial saat ini setiap harinya pasti menggunakan media sosial , hal itu membuat pelaku usaha wisata mempromosikan tempat usahanya secara menarik melalui media sosial dengan cara : memberikan voucher diskon jika reservasi , mengadakan pesta atau mengundang artis terkenal , promosi makanan dan minuman seperti happy hours beli 1 minuman gratis 1 minuman
Wisatawan millenial pasti akan memilih tempat yang murah , nyaman , dan bagus untuk spot foto karena wisatawan millenial pastinya akan memposting kegiatan wisatanya ke media sosial lain hal nya dengan wisatawan yang sudah berumur atau tua , hanya berwisata hanya untuk bersantai dan mencari ketenangan

gambar wisatawan millenial yang berfoto
banyaknya wisatawan milllenial memiliki dampak positif dan negatif sebagai berikut :
Dampak positif :
- Menambah devisa negara & pendapatan daerah tersebut dikarenakan jika banyak wisatawan millenial pastinya akan menyewa akomondasi , membeli makanan dan berkunjung ke tempat wisata sehingga pendapatan negara dan daerah meningkat
- kurangnya angka pengangguran jika destinasi wisata tersebut ramai dikunjungi wisatawan pastinya hotel , restaurant maupun travel akan membutuhkan karyawan yang lebih banyak agar oprasional perusahaan berjalan lancar
- Uang dari hasil pariwisata dapat digunakan untuk memperbaiki infrastruktur daerah. Jalan baru, bandara dan fasilitas dapat dibangun, yang diperuntukkan untuk meningkatkan jumlah wisatawan serta juga bermanfaat bagi warga setempat.
dampak negatif dari banyaknya wisatawan millenial :
- kurangnya minat wisatawan millenial yang menggunakan transportasi lokal seperti dokar , becak dan lebih banyak menggunakan transportasi online karena lebih murah
- hilangnya budaya lokal dan digantikan oleh budaya asing contohnya seperti menggunakan pakaian yang minim , mabuk – mabukan , sex bebas , narkoba
- kurangnya minat wisatawan millenial kepada pasar tradisional karena , wisatawan millenial berbelanja pastinya di tempat yang modern seperti swalayan , mall
- Pekerja lokal seringkali tidak menerima upah yang besar dengan kondisi kerja yang buruk.
- Banyaknya wisatawan yang masuk menambah besar kerusakan lingkungan terutama dari sampah.

oleh karena itu kita harus siap untuk mencari solusi agar wisatawan millenial datang dengan pengaruh positif lebih banyak
karena para wisatawan millenial menyukai destinasi atau tempat wisata yang instagrammable (tempat dengan konsep yang unik untuk di upload di sosial media instagram) rata – rata pemerintah pelaku usaha wisata di indonesia banyak membuat tempat dengan konsep yang unik , dan disukai oleh wisatawan domestik maupun wisatawan asing . makin unik tempat yang dibuat makin ramai juga wisatawan yang berkunjung berikut restaurant dan hotel yang memiliki konsep unik dan instagrammable di Bali
- OMNIA Bali
adalah salah satu dayclub yang sangat insgrammable dan paling dicari oleh wisatawan millenial karena memiliki pemandangan yang mengarah ke samudra , bar yang berbentuk cube & sering mengadakan party (pesta) dan mengundang artis artis internasional ,
2. Potato Head Beach Club Bali
adalah salah satu restaurant dan dayclub yang pernah melakukan event internasional yaitu Ultra Music Festival , dan memiliki bar dengan konsep yang unik serta dengan beach view membuat kita makin bersantai
3. Woo Bar
Bar yang berlokasi di hotel W retreat and spa seminyak ini sangat dan sering dikunjungi oleh wisatawan millenial karena mempunyai pemandangan yang bagus untuk berfoto
4. Hanging Garden Ubud
merupakan akomondasi yang memiliki pemandangan yang sangat indah , kolam renang yang berhadapan lansung dengan hutan , sangat bagus untuk berfoto , bersantai karena anda akan disuguhkan oleh pemandangan hutan dan mendengar kicauan kicauan burung
5. Mrs Sippy Bali
adalah restaurant yang berlokasi di seminyak , ramai dikunjungi oleh wisatawan millenial karena memiliki jump pool yaitu loncat dari ketinggian 5 m ke dalam kolam renang dan jarang ditemui di beach club lain . dan juga sering mengadakan promo atau happy hours beli 2 minuman gratis 1 minuman membuat tertarik para wisatawan millenial
jadi itu adalah artikel mengenai travel digital millenial , banyaknya wisatawan millenial yang berkunjung dan teknologi yang berkembang pesat di pariwisata harus diterima dan disaring dengan baik
KELOMPOK : BETAWI
Nama : I Wayan De Surya Winata
No : 13
